Home > Dinar dan Dirham, Motivasi Bisnis > M-Dinar solusi investasi Dinar Masa Kini

M-Dinar solusi investasi Dinar Masa Kini

Dulu aku pernah ragu-ragu untuk berinvestasi emas, khususnya dinar. Saat pertama kali mengenal dinar tepatnya tahun 2007, aku tidak lantas merealisasikan berinvestasi emas/dinar karena banyak pertimbangan. Pertimbangan utama adalah karena 1 dinar setara dengan 800ribu saat itu.Angka yang terbilang besar untuk ukuranku. Kalau tahu pergerakan emas/dinar sepeti sekarang rasanya sangat terlambat harus menunggu tiga tahun unutk benar-benar berinvestasi emas/dinar.
Aku benar-benar tergerak untuk investasi emas/dinar setelah terbelalak dengan salah satu tulisan Muhaimin Iqbal di Geraidinar.com bahwa uang fiat (kertas) apalagi rupiah ternyata sama sekali tidak memiliki kekuatan dan sangat tidak layak untuk ditabung dan berharap akan berkembang. Alih-alih berkah, berkembang saja dipertanyakan.

Belum lama ini seorang teman curious banget pengen tahu bagaimana tabungan dinar itu, sebut saja namanya m-dinar, salah satu produk geraidinar. Agak susah menjelaskan pada orang yang masih awam dengan dinar. Hal ini pun dulu aku rasakan ketika memutuskan akan membuka rekening m-dinar. Sebagai gambaran, berikut adalah contoh riil tabungan/investasi m-dinar punyaku. Bagaimana potensinya dibanding nabung di bank apalagi bank non-syar’i, silakan perhatikan testimoni berikut:

Aku buka rek m-dinar September tahun kemarin, setoran awal saat itu 450 ribu setara dengan 0.2879D. Di bulan September beberapa kali setor via transfer BCA & BSM, hingga akhir Sep-2011 saldonya ada 0.5275D. Di bulan itu nilai tukar dinar ada di kisaran 1.650kRp per dinarnya. Bulan itu dapet bagai hasil 0.0003225D yang setara dengan Rp 532.

Kalo diitung pake rupiah, jadinya 532/(0.5275*1650kRp)*100%= 0.06% (setara 0.72% setahun, belum ditambah kekuatan emas sendiri yang naik 20% setahun). BNI, rate tahunannya 1.75%, itu artinya bunga tiap bulan = 1.75/12 = 0.14% flat tiap bulannya. Sedang BCAbunga tahunannya 2.5% atau 0.21% per bulan.

Sekarang coba bandingkan m-dinar dengan BCA atau BNI sbb:

Sekarang bandingkan nilai bagi hasilnya yang 0.0003225D di Sep 2010 dengan sekarang Mar 2011:

Kalau saldonya besar berarti tinggal dikaliin aja. Sederhana, bukan?

Sebagai gambaran, di tahun 2007 kala itu, 1 Dinar = 800 ribu rupiah. Saat ini, Maret 2011, 1 Dinar = Rp 1juta delapan ratus ribu.Semakin yakinlah aku dengan ajaran Islam khususnya tentang penggunaan dinar sebagai mata uang.

  1. April 9, 2011 at 8:42 pm

    Iya mas alhamdulillah kita nabung pake m-dinar, semoga makin banyak yang sadar dengan cara yang menyelamatkan ini, amiiin

  2. May 13, 2011 at 1:37 pm

    boz…saya baru punya account juga di m-dinar..boleh dikirimin cara2 hitungan yang antara bni,bca,seperti di blog ini boz..??
    thanks

  1. May 12, 2011 at 8:03 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: