Home > Motivasi Bisnis > Menjadi Korban 30 Tahun-an, Mau…?

Menjadi Korban 30 Tahun-an, Mau…?

Hari-hari ini Mesir bergolak karena rakyat sudah tidak tahan lagi dengan tirani 30 tahun yang mereka derita dalam rezim Hosni Mubarak.  Mereka mungkin belajar dari Indonesia tahun 1998 – ketika kita waktu itu mengalami hal yang serupa untuk periode rezim yang kurang lebih juga mirip yaitu 32 tahun.  Pertanyaannya adalah mengapa baru setelah 30 tahun-an orang berani melakukan perubahan ?. Inilah yang terjadi di kita pada umumnya, kita hidup bersama gajah di ruang tamu kita – tetapi kita enggan untuk mengusirnya.

Bukan hanya rakyat Indonesia atupun rakyat Mesir, tidak sedikit pekerja yang merasa tertekan dan terjajah dalam pekerjaannya – tetapi sebagian besar mereka baru bisa memerdekakan diri juga setelah 30 tahunan – yaitu setelah pensiun. Bila Anda mulai bekerja pada usia 23 tahun dan pensiun pada usia 55 tahun, maka Anda bekerja selama 32 tahun – setara dengan satu rezimnya Orde baru atau rezimnya Mubarak !. Maka alangkah sayangnya bila di usia terbaik Anda tersebut – Anda tidak merdeka untuk berbuat yang terbaik menurut Anda sendiri.

Lantas apa faktornya yang membuat orang harus menunggu 30 tahun-an untuk bisa ‘merdeka’ ?. Pertama tidak banyak yang punya keberanian, di Indonesia misalnya sudah ada gerakan mahasiswa yang berani menentang pemerintah sejak tahun 70-an ; tetapi jumlah mereka saat itu kurang banyak sehingga mudah ditumpas.

Kedua karena tidak banyaknya dukungan, keberhasilan gerakan mahasiswa tahun 1998 adalah juga karena banyaknya dukungan masyarakat luas dan para tokoh-tokoh masyarakat. Saya ingat saat itu bahkan ada seorang ibu yang setiap hari membungkusi nasi untuk dikirim ke anak-anaknya dan temen-temen anaknya yang berhari-hari demo di Senayan. Hal ini tidak terjadi di tahun 1970-an.

Ketiga adalah karena complacency – orang merasa puas dengan apa yang ada sehingga enggan melakukan perubahan. Orang-orang yang merasa diuntungkan dengan adanya rezim yang ada baik di Indonesia sampai tahun 1998, mupun di Mesir sampai sekarang – tentu mereka tidak senang dengan arah perubahan yang ada – dan mereka inilah yang menjadi penghalang atas upaya perubahan itu.

Tiga faktor  keberanian, dukungan dan complacency tersebut ternyata juga menjadi penyebab yang sama seseorang bisa ‘terjajah’ dalam pekerjaannya selama 30 tahunan sampai pensiun.

Banyak sekali pekerja yang tidak nyaman dengan pekerjaannya, tertekan karena harus melaksanakan sesuatu yang tidak sejalan dengan hatinya – tetapi sebagian besarnya tidak cukup keberanian untuk melakukan perubahan, baik secara internal di dalam lingkungan tempat bekerja ataupun melompat keluar dan menciptakan pekerjaannya sendiri. Dalam sebuah seminar di Surabaya baru-baru ini, teman pembicara saya dengan semangat ber-api-api menyerukan ditinggalkannya riba – tetapi tanpa sadar dia sendiri masih bekerja di institusi yang ‘mbah’-nya riba dan belum cukup keberanian untuk meninggalkan institusi tersebut.

sumber:geraidinar.com

  1. March 2, 2011 at 6:53 am

    Hey Guys n Gals
    Just thought i would tell you about a great new resource for internet marketing thats at:
    Google Affiliate X
    Im getting some great info from it🙂

    • abbaz
      March 9, 2011 at 5:20 pm

      thank you for coming here and for the info. see you🙂

  2. July 21, 2012 at 6:41 am

    Tidakkah ini hasil dari kita bersekolah ?.

    • abbaz
      December 31, 2012 at 4:20 pm

      sekolah yg hanya ngajarin jadi karyawan mas🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: